SURABAYA, 25 Agustus 2026 — Komitmen untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di tengah masyarakat semakin diperkuat oleh PAC GP Ansor dan PAC Fatayat NU Kecamatan Lakarsantri. Komitmen tersebut ditandai dengan pembacaan Teks Deklarasi Pemberantasan Buta Huruf Hijaiyah pada momentum Pelantikan Pengurus PAC GP Ansor dan PAC Fatayat NU Kecamatan Lakarsantri.
Pembacaan teks deklarasi dilakukan oleh perwakilan GP Ansor, Fatayat NU, dan masyarakat Kecamatan Lakarsantri. Deklarasi tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk mendorong gerakan pembelajaran Al-Qur’an secara lebih luas dan berkelanjutan di wilayah Kecamatan Lakarsantri.
Prosesi deklarasi disaksikan langsung oleh Camat Lakarsantri Ibu Iin Trisnoningsih, Kepala KUA Kecamatan Lakarsantri Kyai Abdulloh Hasan, serta Wakil Ketua MWC NU Kecamatan Lakarsantri Dr. Mufarihul Hazin, M.Pd.
Deklarasi ini merupakan bagian dari rangkaian ikhtiar Gerakan Ngaji Bersama yang sebelumnya dibangun melalui kolaborasi GP Ansor, Fatayat NU, KUA, dan Pemerintah Kecamatan Lakarsantri.
Melalui gerakan tersebut, GP Ansor dan Fatayat NU Lakarsantri ingin memastikan bahwa masyarakat memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendampingan dalam belajar membaca Al-Qur’an, khususnya bagi mereka yang belum mengenal atau belum lancar membaca huruf hijaiyah.
Momentum pelantikan pengurus PAC tidak hanya menjadi ajang pergantian dan pengukuhan kepengurusan, tetapi juga menjadi titik awal lahirnya gerakan sosial-keagamaan yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan deklarasi tersebut, GP Ansor dan Fatayat NU Lakarsantri menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan KUA, Pemerintah Kecamatan, MWC NU, serta masyarakat dalam membumikan Al-Qur’an dan mewujudkan masyarakat Lakarsantri yang semakin dekat dengan Al-Qur’an.
